Minggu, 07 April 2013

8 Jenis Makanan yang Membuat Anda Tidak Cepat

Lapar saat Diet
Bagi Anda yang sedang berdiet, godaan
untuk makan camilan pasti sulit dihindari.
Lebih baik, ganti camilan Anda dengan
makanan sehat yang bisa bantu
mengontrol nafsu makan. Ingin tahu
makanan apa saja yang baik dikonsumsi
selama diet? Berikut jenis-jenis makanan
yang bisa membuat Anda kenyang lebih
lama, sehingga tidak cepat lapar,
dirangkum dari Woman's Day. Mau Tau
apa saja itu? Cekidot..
1. Telur
Sebuah studi yang dilakukan Pusat
Penelitian Pennington Biomedical di Los
Angeles menemukan, bahwa orang-orang
yang kelebihan berat badan dan
mengonsumsi telur saat sarapan,
cenderung bisa menahan lapar. "Telur
adalah kombinasi sempurna antara
protein dan lemak, sehingga lebih
memuaskan perut dibanding sarapan
lainnya," ujar Julie Kaye, MPH, RD, CDN,
seorang ahli diet dari New York. Masih
ragu makan telur karena kolesterol? Kaye
juga menambahkan, "meskipun
kandungan lemak dalam kuning telur
cenderung tinggi, itu bukanlah penyebab
utama kolesterol darah meningkat," jelas
Kaye. Jika Anda masih khawatir, Anda bisa
mencoba putih telur cair, yang juga
mengandung protein dan dapat mencegah
kelaparan lebih lama.
2. Alpukat
Buah hijau satu ini selain lezat, juga
memiliki banyak manfaat dengan
kandungan serat serta lemak tak jenuh di
dalamnya. "Tinggi serat dan kaya lemak,
sehingga membutuhkan waktu lebih lama
untuk dicerna, dan memungkinkan Anda
untuk kenyang lebih lama," ungkap Erin
Palinski, RD, CDE, LDN, CPT, penulis 'Belly
Fat Diet for Dummies'. Penelitian juga
menunjukkan bahwa asam oleat dan
lemak tak jenuh dalam alpukat, akan
mempengaruhi otak untuk berpikir perut
sudah penuh sehingga Anda pun tidak
akan cepat lapar.
3. Kacang-kacangan
Satu porsi kacang-kacangan akan
membuat perut terasa penuh lebih lama
karena kandungan protein, karbohidrat
kompleks dan lemak baik di dalamnya.
Menurut Julie McGinnis, MS, RD, seorang
ahli diet, "Gula darah yang stabil karena
konsumsi jenis kacang-kacangan akan
membuat perut terasa kenyang lebih
lama," ungkapnya.
4. Lada Merah
Rempah-rempah satu ini adalah salah satu
makanan yang bisa menekan nafsu makan
Anda. Penelitian dari Universitas Purdue
di West Lafayette, IN, menemukan bahwa
orang yang menambahkan setengah
sendok teh lada merah untuk
makanannya, akan mengonsumsi 60 kalori
lebih sedikit saat makan berikutnya.
Untuk Anda yang sedang diet,
menambahkan setengah sendok teh cabai
bubuk atau lada dalam makanan akan
membantu menghilangkan 10 kalori pada
tubuh.
5. Air
Tentunya Anda tahu bahwa air memiliki
banyak manfaat bagi tubuh dan salah
satunya adalah mengontrol nafsu makan.
Kandungan H2O di dalamnya sangat
penting untuk menjaga organ, sendi,
jaringan dan fungsi sistem pencernaan
dengan baik, sekaligus membatasi nafsu
makan, seperti yang diungkapkan
Elizabeth DeRobertis, MS, RD, CDN, CDE,
seorang ahli diet. Studi menunjukkan
bahwa partisipan yang minum dua gelas
air sebelum makan, mengonsumsi 75 - 90
kalori lebih sedikit dibandingkan orang
yang tidak minum air sama sekali.
6. Yogurt
Kaya kalsium dan rendah gula serta
kandungan protein yang tinggi adalah
salah satu faktor utama tubuh akan
merasa kenyang lebih lama. "Makanan
kaya protein juga mengandung lemak
dalam jumlah tertentu, yang akan
menahan nafsu makan," ujar Kaye.
7. Sup
Makanlah sup jika Anda ingin mengurangi
porsi makan Anda. Sebuah penelitian
terbaru dari Pennsylvania State University
mengungkapkan, perempuan yang
mengonsumsi satu porsi sup untuk
sarapan, makan 100 kalori lebih sedikit
saat makan siang dibanding wanita yang
makan nasi saat sarapan. Kandungan air
yang tinggi dalam sup, serta sayuran yang
ada di dalamnya akan membuat tubuh
kenyang lebih lama. Namun pastikan
Anda mengkonsumsi sup yang cair dan
bukan krim.
8. Kacang Almond
Semua jenis kacang-kacangan memiliki
lemak sehat yang baik untuk jantung,
namun kacang almond mengandung paling
banyak serat, sehingga akan membuat
Anda lebih kenyang. "Makan sekitar 15
almond saat siang dan makan malam
dapat mencegah kelaparan dan perasaan
ingin ngemil di sore hari," ungkap Kaye.
Sebuah studi menunjukkan bahwa tubuh
tidak dapat menyerap semua lemak dalam
almond, sehingga memungkinkan asupan
kalori lebih rendah saat dikonsumsi.
Namun ingat, Anda tetap tidak boleh
memakannya secara berlebihan. Kaye
menambahkan, terlalu banyak makan
almond akan merusak selera Anda ketika
makan siang, sehingga asupan kalori
harian tidak tercukupi.
sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates