Sabtu, 28 September 2013

Hipotesis mahasiswa misterius yang berhasil mematahkan jawaban seorang profesor

Seorang Profesor dari sebuah
universitas terkenal menantang
mahasiswa-mahasiswa nya dengan
pertanyaan ini, “Apakah Tuhan
menciptakan segala yang ada?”.
Seorang mahasiswa dengan berani
menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan
semuanya”.
“Tuhan menciptakan semuanya?”
Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak,
semuanya” kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan
menciptakan segalanya, berarti Tuhan
menciptakan Kejahatan. Karena
kejahatan itu ada, dan menurut prinsip
kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan
siapa kita, jadi kita bisa berasumsi
bahwa Tuhan itu adalah kejahatan”.
“Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa
menjawab hipotesis professor tersebut.
Profesor itu merasa menang dan
menyombongkan diri bahwa sekali lagi
dia telah membuktikan kalau Agama itu
adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan
berkata, “Profesor, boleh saya
bertanya sesuatu?”.
“Tentu saja,” jawab si Profesor,
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya,
“Profesor, apakah dingin itu ada?”
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu
saja dingin itu ada.
Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si
professor diiringi tawa mahasiswa
lainnya.
Mahasiswa itu menjawab,
“Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak
ada.
Menurut hukum fisika, yang kita anggap
dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu
-460F adalah ketiadaan panas sama
sekali. Dan semua partikel menjadi diam
dan tidak bisa bereaksi pada suhu
tersebut. Kita menciptakan kata dingin
untuk mendeskripsikan ketiadaan
panas.”
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor,
apakah gelap itu ada?” Profesor itu
menjawab, “Tentu saja itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi
anda salah, Pak.
Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah
keadaan dimana tidak ada cahaya.
Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.
Kita bisa menggunakan prisma Newton
untuk memecahkan cahaya menjadi
beberapa warna dan mempelajari
berbagai panjang gelombang setiap
warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur
gelap. Seberapa gelap suatu ruangan
diukur dengan berapa intensitas
cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap
dipakai manusia untuk mendeskripsikan
ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya,
“Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang professor itu
menjawab, “Tentu saja, seperti yang
telah kukatakan sebelumnya.
Kita melihat setiap hari di Koran dan
TV. Banyak perkara kriminal dan
kekerasan di antara manusia. Perkara-
perkara tersebut adalah manifestasi
dari kejahatan.”
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu
menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak.
Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan
adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin
atau gelap, kajahatan adalah kata
yang dipakai manusia untuk
mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.
Tuhan tidak menciptakan kajahatan.
Kajahatan adalah hasil dari tidak
adanya kasih Tuhan dihati manusia.
Seperti dingin yang timbul dari
ketiadaan panas dan gelap yang timbul
dari ketiadaan cahaya.”
Profesor itu terdiam.
Dan nama mahasiswa itu adalah Albert
Einstein!
>> disadur dari http://
bentoinfo.blogspot.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates