Sabtu, 28 September 2013

4 mitos jurusan matematika

Jurusan Matematika bukan lah pilihan
populer bagi para lulusan SMA untuk
melanjutkan studinya dibanding jurusan
kedokteran atau teknik. Mungkin ini
disebabkan masih adanya mitos dan
distorsi informasi terhadap Jurusan ini.
Kali ini saya mau menuliskan 4 mitos
terbesar di Jurusan Matematika
1. Hanya Menjadi Guru atau
Dosen
Banyak orang yang beranggapan lulusan
jurusan Matematika hanya menjadi guru
atau dosen. Ya memang ada beberapa
temen saya ketika lulus memilih untuk
menjadi guru atau dosen. Itu pilihan
mereka lho, tidak semua lulusan
Matematika menjadi Guru atau dosen.
Ada banyak temen saya yang bekerja di
Bank sebagai Kredit Analisis atau analisis
Resiko. Makin kesini makin banyak
perusahan Finansial yang memperkerjakan
para matematikawan karena jelas
kemampuan kami mengenalisa angka-
angka jauh diatas lulusan jurusan lain
bahkan lulusan ekonomi sekalipun. Saya
kenal salah satu Alumnus Matematika
UGM yang bekerja di BMW pusat di
Jerman., keren kan
. Asal kalian tahu di amrik sono, Lulusan
Matematika adalah lulusan yang paling
mudah mendapat keja di banding lulusan
lain. Salah satu Pendiri Google, Sergey
Brin seorang matemakawan lho. Untuk
mengetahui mengenai karir dalam
Matematika, silahkan klik disini . Di situ
para Matematikawan berbicara sendiri
berbicara sendiri mengenai prospek
jurusan Matematika di Indonseia. Jadi
Salah besar kalau lulusan Matematika
hanya menjadi Guru atau dosen,
Matematikawan bisa menjadi apapun dari
Guru sampai pendiri Google.
2. Susah
Err…mungkin kalo ini ada benernya juga.
Tapi sebenarnya masalah susah atau
mudah relatif tergantung kamu suka atau
tidak. Jika kamu mameng tidak suka
matematika lalu masuk Jurusan
Matematika tentu kamu akan menderita.
Jika kamu suka matematika, teka-teki,
problem solving, kamu pasti akan suka
Kuliah di Matematika. Sebenernya yang
namanya kuliah, yang namanya memuntut
ilmu tidak ada yang ringan, butuh
perjuangan tapi asalkan kita
menikmatinya InsyaALLAH akan terasa
mudah.
3. Hanya belajar berhitung
doang
Inilah salah kaprah terbesar mengenai
matematika yang dipahami banyak orang .
Inti dari matematika adalah pembuktian .
Di Matematika saya belajar untuk
membuktikan suatu persamaan, suatu
teorema apa benar atau salah. Saya
belajar membagun suatu teorema, suatu
persamaan, suatu rumus dari asumsi-
asumsi yang telah diketahui. saya belajar
untuk berpikir logis-matematis dan
memecahkan masalah secara logis-
matematis pula. Itu lah yang akan kamu
dapet jika kuliah di Jurusan Matematika.
4. Only for Geeks
Banyak orang berpikiran yang namanya
matematikawan itu geek, kuper, dan
hanya berkutat dengan rumus-rumus dan
teorema-teorema. Padahal
Matematikawan sama seperti orang
kebanyakan. Ada temen saya yang doyan
futsal, doyan nge-game, doyan nge-band,
yang doyan pacaran juga ada
. Saya sendiri doyan berorganisasi. Jadi
jangan kwatir kamu akan tetap normal jika
kuliah di Matematika
***
gambar diambil dari: math.kent.edu

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates