Minggu, 27 Oktober 2013

Hujan

Hujan, salju dan hujan batu es

terutama disebabkan oleh air yang

menjadi dingin. Salju terbentuk

dalam atmosfer atas yang suhunya

dibawah titik beku. Waktu jatuh

lewat atmosfer salju mencair dan

menjadi hujan. Pada musim dingin,

salju jatuh tanpa menjadi cair dan

masih berbentuk salju. Butir salju

terdiri dari kristal es kecil-kecil.

Bentuk kristal itu menakjubkan,

tetapi semuanya ialah variasi bentuk

segi enam.

Sewaktu udara naik lebih tinggi ke

atmosfer, terbentuklah titik-titik

air, dan terbentuklah awan. Ketika

sampai pada ketinggian yang

suhunya sekitar 40 0 C di bawah titik

beku, awan itu membeku menjadi

kristal es kecil-kecil. Udara

sekelilingnya yang tidak begitu

dingin membeku pada kristal tadi.

Dengan demikian kristal bertambah

besar dan menjadi butir-butir salju.

Bila menjadi terlalu berat, salju itu

turun. Bila melaui udara lebih

hangat, salju itu mencair menjadi

hujan. Pada musim dingin salju

jatuh tanpa mencair.

Salju terdiri dari kristal es kecil-

kecil. Bentuk tiap kristal es

tergantung pada dua hal: suhu dan

jumlah uap air yang terdapat di

udara ketika kristal itu terbentuk.

Semua kristal es berbentuk rupa-

rupa, tetapi pada dasarnya adalah

segi enam. Kadang kala kristal es

berbentuk segi tiga, tetapi ini

sebenarnya hasil kristal segi enam

yang pecah dua.

Published with Blogger-droid v2.0.4

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates