Selasa, 27 Agustus 2013

Rasulullah dan 8 uang Dirham

Suatu hari Rasulullah SAW bermaksud
belanja. Dengan bekal uang 8 dirham,
beliau hendak membeli pakaian dan
peralatan rumah tangga. Belum juga
sampai di pasar, beliau mendapati
seorang wanita yang sedang menangis.
Beliau sempatkan bertanya kenapa
menangis. Apakah sedang ditimpa
musibah ?
Perempuan itu menyampaikan
bahwa ia adalah seorang budak yang
sedang kehilangan uang sebesar 2
dirham. Ia menangis sangat takut didera
oleh majikannya. Dua dirham dikeluarkan
dari saku Rasulullah untuk menghibur
perempuan malang tersebut. Kini tinggal
6 dirham. Beliau bergegas membeli
gamis, pakaian kesukaanya. Akan tetapi
baru beberapa langkah dari pasar, seorang
tua lagi miskin setengah teriak berkata,
"Barang siapa yang memberiku pakaian,
Allah akan mendandaninya kelak."
Rasulullah memeriksa laki-laki tersebut.
Pakaiannya lusuh, tak pantas lagi dipakai.
Gamis yang baru dibelinya dilepas dan
diberikan dengan sukarela kepadanya.
Beliau tak jadi memakai baju baru.
Dengan langkah ringan beliau
hendak segera pulang. Akan tetapi lagi-
lagi beliau harus bersabar. Kali ini beliau
menjumpai perempuan yang diberi dua
dirham tersebut mengadukan persoalan,
bahwa ia takut pulang. Ia khawatir akan
dihukum oleh majikannya karena
terlambat. Sebagai budak saat itu nilainya
tidak lebih dari seekor binatang. Hukuman
fisik sudah sangat lazim diterima.
Rasulullah diutus di dunia untuk
mengadakan pembelaan terhadap rakyat
jelata. Dengan senang hati beliau
antarkan perempuan tersebut ke rumah
majikannya.
Sesampainya di rumah, beliau
ucapkan salam. Sekali, dua kali belum ada
jawaban. Baru salam yang ketiga dijawab
oleh penghuni rumah. Nampaknya semua
penghuni rumah tersebut adalah
perempuan. Ketika ditanya kenapa salam
beliau tidak dijawab, pemilik rumah itu
mengatakan sengaja melakukannya
dengan maksud didoakan Rasulullah
dengan salam tiga kali. Selanjutnya
Rasulullah menyampaikan maksud
kedatangannya. Beliau mengantar
perempuan yang menjadi budak tersebut
karena takut mendapat hukuman.
Rasulullah kemudian menyampaikan, "Jika
perempuan budak ini salah dan perlu
dihukum, biarlah aku yang menerima
hukumannya." Mendengar ucapan
Rasulullah in penghuni rumah terkesima.
Mereka merasa mendapat
pelajaran yang sangat berharga dari
baginda Rasulullah. Karena secara refleks
mereka menyampaikan, "Budak belian ini
merdeka karena Allah." Betapa
bahagianya Rasulullah mendengar
pernyataan itu. Beliau sangat bersyukur
dengan uang 8 dirham mendapat
keuntungan ribuan dirham, yakni harga
budak itu sendiri. Beliau berkata,
"Tiadalah aku melihat delapan dirham
demikian besar berkatnya dari pada
delapan dirham yang ini. Allah telah
memberi ketenteraman bagi orang yang
ketakutan, memberi pakaian orang yang
telanjang, dan membebaskan seorang
budak belian."
Akhirnya, rahmat dan kasih sayang,
bantuan dan pertolongan kepada
masyarakat bawah akan mendatangkan
kesejahteraan dan kemajuan. Allah
berfirman dalam sebuah hadits Qudsyi.
"Bahwanya Allah menolong hanba-Nya,
selama ia menolong saudaranya."

Cinta Dalam Islam

Cinta seorang laki-laki kepada
wanita dan cinta wanita kepada laki-laki
adalah perasaan yang manusiawi yang
bersumber dari fitrah yang diciptakan
Alloh Subhanallohu wa Ta’ala di dalam
jiwa manusia, yaitu kecenderungan
kepada lawan jenisnya ketika telah
mencapai kematangan pikiran dan
fisiknya. Sebagaimana Firman Alloh
Subhanallohu wa Ta’ala, yang artinya:
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya
adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri
dari jenismu sendir , supaya kamu
cenderung dan merasa tentram
kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara
kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar- benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang
berfikir” (QS. Ar Rum: 21)
Cinta pada dasarnya adalah bukanlah
sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan
kesucian tergantung dari bingkainya. Ada
bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai
yang kotor dan haram. Cinta mengandung
segala makna kasih sayang, keharmonisan,
penghargaan dan kerinduan, disamping
mengandung persiapan untuk menempuh
kehiduapan dikala suka dan duka, lapang
dan sempit.
Cinta Adalah Fitrah Yang Suci
Cinta bukanlah hanya sebuah
ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan
secara fisik hanyalah permulaan cinta
bukan puncaknya.Dan sudah fitrah
manusia untuk menyukai keindahan.Tapi
disamping keindahan bentuk dan rupa
harus disertai keindahan kepribadian
dengan akhlak yang baik.
Islam adalah agama fitrah karena itulah
islam tidaklah membelenggu perasaan
manusia.Islam tidaklah mengingkari
perasaan cinta yang tumbuh pada diri
seorang manusia .Akan tetapi islam
mengajarkan pada manusia untuk
menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat
dan dilindungi dari segala kehinaan dan
apa saja yang mengotorinya.
Islam mebersihkan dan mengarahkan
perasaan cinta dan mengajarkan bahwa
sebelum dilaksanakan akad nikah harus
bersih dari persentuhan yang haram.
Menikah Tanpa Cinta
Adakalanya sebuah pernikahan terjadi
tanpa dilandasi oleh cinta. Mereka
berpendapat bahwa cinta itu bisa muncul
setelah pernikahan. Islam memandang
bahwa faktor ketertarikan merupakan
faktor yang tidak bisa diabaikan begitu
saja.Islam melarang seorang wali
menikahkan seorang gadis tanpa
persetujuannya dan menghalanginya
untuk memilih lelaki yang disukainya
seperti yang termuat dalam Al Qur’an dan
Al Hadist Firman Alloh Subhanallohu wa
Ta’ala, yang artinya: “Maka janganlah
kamu (para wali) menghalangi mereka
kawin dengan bakal suaminya” (QS. Al
Baqarah: 232)
“Dari Ibnu Abbas rodhiyallahu
anhu , bahwa seorang wanita datang
kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa
sallam , lalu ia memberitahukan bahwa
ayahnya telah menikahkannya padahal ia
tidak suka , lalu Rasulullah shalallahu ‘alahi
wa sallam memberikan hak kepadanya
untuk memilih” (HR Abu Daud)
Karena yang menjalani sebuah pernikahan
adalah kedua pasangan itu bukanlah wali
mereka.
Selain itu seorang yang hendak menikah
hendaknyalah melihat dahulu calon
pasangannya seperti termuat dalam
hadist: “Apabila salah seorang dari kamu
meminang seorang wanita maka tidaklah
dosa atasnya untuk melihatnya, jika
melihatnya itu untuk meminang,
meskipun wanita itu tidak
melihatnya” (HR. Imam Ahmad)
Memang benar dalam
beberapa kasus, pasangan yang menikah
tanpa didasari cinta bisa mempertahankan
pernikahannya. Tapi apakah hal ini selalu
terjadi, bagaimana bila yang terjadi adalah
sebuah neraka pernikahan, kedua
pasangan saling membenci dan saling
mencaci maki satu sama lain. Sebuah
pernikahan dalam islam diharapkan dapat
memayungi pasangan itu untuk
menikmati kehidupan yang penuh cinta
dan kasih sayang dengan mengikat diri
dalam sebuah perjanjian suci yang
diberikan Alloh Subhanallohu wa Ta’ala.
Karena itulah rasa cinta dan kasih sayang
ini sudah sepantasnya merupakan hal
yang harus diperhatikan sebelum kedua
pasangan mengikat diri dalam pernikahan.
Karena inilah salah satu kunci kebahagian
yang hakiki dalam mensikapi problematika
rumah tangga nantinya.

Keajaiban Sholat Tahajjud

Jangan abaikan salat Tahajud, karena
dalam pelaksanaannya memiliki makna
spektrum yang luas. Di antaranya bisa
menjadi manusia yang berprestasi sesuai
dengan status dan tugasnya. Artinya, bila
menjadi seorang ulama, jadilah ulama
yang berprestasi, bila menjadi gubernur,
jadilah gubernur yang berprestasi.
Selain itu, berhasil atau tidaknya
seseorang dalam kehidupan yang
dijalaninya tergantung kepada satu hal,
yaitu salat. “Sebaik-baiknya salat setelah
salat fardu adalah salat Tahajud. Jika
salatnya baik, semua kehidupannya akan
lurus dan benar, begitu juga dengan
sebaliknya.”, jangan pernah abaikan salat
Tahajud.
“Dan pada sebagian malam bertahajjudlah
dengannya sebagai tambahan bagimu
mudah-mudahan Tuhanmu
mengangkatmu ke tempat yang terpuji”.
(Surat al-Isra’, ayat 79)
Mengapa Allah menyuruh kita
bangun ditengah malam untuk
melaksanakan shalat tahajjud di tengah
malam? Apa rahasia dibalik perintah Allah
tersebut? Apakah betul orang-orang yang
bertahajjud ditengah malam akan diangkat
Allah ke tempat yang terpuji?
*Shalat Tahajjud, Stres dan Hormon
Kortisol (Hormon Stres)*Siapa bilang
ajaran dalam agama Islam hanya dogma
dan doktrin. DR. Muhammad Soleh, dosen
IAIN Surabaya, telah mampu membantah
pandangan tersebut melalui desertasi
yang ia pertahankan sehingga
mendapatkan gelar doktor dalam bidang
ilmu kedokteran pada Program Pasca
Sarjana Universitas Surabaya, dengan
judul “Pengaruh shalat Tahajjud terhadap
peningkatan perubahan respon ketahanan
tubuh imunologik: Suatu Pendekatan
Psikoneuroimunologi”, menyimpulkan jika
Anda melakukan shalat tahajjud secara
rutin, benar gerakannya, ikhlas dan
khusyu’ niscaya Anda akan terbebas dari
penyakit infeksi dan kanker.
Desertasi ini melibatkan 41
responden siswa SMU Luqman Hakim
Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.
Dari 41 siswa, hanya 23 yang sanggup
yang sanggup menjalankan shalat tahajjud
selama satu bulan penuh. Setelah diuji
lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan shalat
tahajjud selama dua bulan. Shalat tahjjud
dimulai pukul 2.00-3.30 wib sebanyak 11
rakaat, dengan dua rakaat sebanyak 4 kali
dan ditutup shalat witir sebanyak tiga
rakaat. Dan selanjutnya hormon kortisol
(hormon stres) dari 19 siswa tersebut
diperiksa di tiga laboratorium di Surabaya
(Pramitha, Prodia dan Klinika).
Apa yang terjadi? Para siswa yang
shalat tahajjud dengan rutin dan ikhlas
berbeda dengan siswa yang tidak
melaksanakan shalat tahajjud. Mereka
yang melaksanakan shalat tahajjud
tersebut memilki kadar hormon kortisol
yang rendah. Hal ini menandakan mereka
memiliki ketahanan tubuh yang kuat dan
kemampuan individu yang tangguh
sehingga mampu menanggulangi masalah-
masalah sulit dengan lebih stabil.
Hormon kortisol merupakan salah
satu hormon stres. Kadar hormon ini
semakin meninggi ketika kita dalam
keadaan stres. Dengan kadar hormon
yang meninggi kita lebih mudah berbuat
salah, sulit berkonsentrasi dan daya ingat
kita kurang baik. Hormon ini oleh pakar
kesehatan dijadikan tolak ukur untuk
tingkat/derajat stres seseorang. Makin
stres seseorang maka hormon kortisol
semakin meninggi dalam darahnya.
Hormon kortisol memiliki kadar tertinggi
di waktu tengah malam hingga di waktu
pagi, terutama pagi-pagi sekali (normal di
pagi hari berkisar 38-690 nmol/liter,
sedangkan malam-nya 69-345 nmol/liter).
Stres dan depresi menjadi penyakit
yang lazim di zaman sekarang ini. Stres
sebenarnya keadaan yang positif bagi kita
jika digunakan dalam keadaan yang masih
wajar. Jika berlebihan maka kadar hormon
adrenalin dan hormon kortisol akan
meningkat sehingga menganggu sistem
kekebalan tubuh yang akhirnya kita
mudah terkena infeksi, penyakit maag,
asma, dan memperburuk penyakit
degenaratif kronis (kanker, diabetes,
rematik dan lain-lain).
Dengan shalat tahajjud yang
dilakukan secara rutin, ikhlas dan
khusyu’akan mampu menciptakan
karakter baru serta tangguh bagi
pelaksananya, sehingga kita akan memiliki
persepsi dan motivasi yang positip yang
nantinya akan terhindar dari stres.
Mungkin itulah maksud firman Allah pada
surah Al-Isra’, ayat 79 diatas tentang
diangkatnya para pelaksana shalat tahjjud
ke tempat yang terpuji. Allahua’lam.
*Mengapa Harus Tengah Malam?
*Kata tahajjud terambil dari kata hujud
yang berarti tidur. Kata tahajjud dipahami
oleh al-Biqai dalam arti tinggalkan tidur
untuk melakukan shalat. Shalat ini juga
dinamakan Shalat Lail/Shalat Malam,
karena ia dilaksanakan di waktu malam
yang sama dengan waktu tidur. Shalat ini
terdiri dari dua sampai dengan delapan
rakaat.
Apa rahasia bangun di tengah malam
untuk shalat tahajjud? Hal ini telah
dijawab Allah pada surat al-Muzzammil,
ayat ke 6-7, berbunyi: “Sesungguhnya
bangun di waktu malam, dia lebih berat
dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.
Sesungguhnya bagimu di siang hari
kesibukan yang panjang.”
Dari ayat tersebut ada dua hal yang
begitu mengesankan kita. Pertama,
sengaja untuk bangun malam. Kedua,
bacaan di malam hari memilki efek dan
dampak yang lebih mengesankan. Sengaja
bangun malam hanya bisa dilakukan oleh
orang memiliki niat yang kuat pula. Niat
yang yang kuat pasti didorong oleh
motivasi yang kuat, sehingga pekerjaan
tersebut akan dilakukan dengan ikhlas dan
bersungguh-sungguh.
Shalat tahajjud dilakukan setelah
tidur. Apa manfaatnnya pula? Bangun
tidur pasti pikiran kita lebih fresh-segar.
Bayangkan dalam satu hari, jantung kita
berdetak sebanyak 100.000 kali, darah
kita mengalir melalui 17 juta mil arteri,
urat darah halus dan juga pembuluh-
pembuluh darah. Tanpa kita sadari rata-
rata sehari kita berbicara 4.000 kata,
bernafas sebanyak 20.000 kali,
menggerakkan otot-otot besar sebanyak
750 kali, dan mengopersikan 14 milyar sel
otak.
Manusia perlu istirahat. Dan tidur
adalah istirahat yang sangat baik menurut
ilmu kesehatan. Dengan tidur berarti
terjadi proses pemulihan sel tubuh,
penambahan kekuatan dan otak kita
kembali berfungsi dengan sangat baik. Tak
heran kalau Allah berkehendak agar shalat
tahjjud dikerjakan setelah tidur. Kurang
baik jika dilakukan langsung setelah kita
begadang malam. Dengan pikiran yang
fresh akan membantu kita untuk lebih
khusyu’ memaknai ayat-ayat Allah yang
kita baca.
Bacaan di malam hari lebih
mengesankan dibandingkan di siang hari,
mengapa demikian? Pernahkan kita
mengingat orang atau teman kita yang
hobinya bermain break-breakan (orari).
Mereka lebih senang akan memilih
berkomunikasi di malam hari kira-kira
mulai pukul 02.00-04.00 tengah malam.
Kalau kita tanya kenapa mereka suka
ngebreak di waktu tersebut, mereka
menjawab suara yang dihasilkan di waktu
itu lebih cukup bagus dan jernih,
walaupun daya jangkaunya sangat jauh.
Berbeda dengan siang hari suara breaker
tidak begitu jelas banyak frekuensi lain
yang menganggu.
Ini menandakan bangun di tengah
malam dan bershalat tahajjud sangat baik
untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Dan
komunikasi yag kita lakukan semuanya
berbasis pada pancaran energi. Penulis
punya pengalaman menarik terhadap
seseorang yang berumur setengah baya
ketika berbicara dalam sebuah forum,
dimana tutur katanya begitu santun
didengar, wajahnya penuh percaya diri
dan enak untuk dipandang, memiliki
karakter yang kuat untuk mempengaruhi
orang yang berinteraksinya dengannya.
Pada sebuah kesempatan penulis
bertanya :”Apa kira-kira rahasia kelebihan
yang saudara miliki selama ini?”. Ia
menjawab dengan singkat dan
santun,”Disiplinkan diri dengan bershalat
tahajjud!”.
*Meditasi dan Tahjjud*Meditasi
berarti keheningan, diam dan kesendirian.
Keheningan muncul apabila pikiran sadar
kita telah berhenti sepenuhnya. Diam
berarti berhentinya aktivitas fisik
sedangkan kesendirian berati kita harus
melakukanya sendiri tanpa bantuan,
tuntutan, atau kehadiran orang lain.
John Kehoe, penulis buku terlaris
‘Mind Power’ pernah melakukan tapa
brata dengan menyingkirkan diri dari
hiruk piruk dunia, kemudian menyepi
didalam hutan untuk melakukan meditasi.
Hal ini ia lakukan untuk menembus batas
kesadaran tertinggi atau lapiasan terdalam
pikiran bawah sadarnya melalui kesunyian
dan pencarian diri.
Banyak dari mereka melakukan
metoda meditasi lewat relaksasi senam
ringan, olah napas, pindah ketempat yang
sunyi dengan menghidupkan kaset-kaset,
CD pencerahan. Bahkan ada yang
menggunakan aroma terapi wewangian,
tak heran terlalu besar biaya yang
dikeluarkan hanya untuk bermeditasi saja.
Padahal Allah telah memberikan jalan
alternatip ke kita pada 14 abad yang lalu
untuk lebih dekat dengan-Nya lewat
pelaksanaan shalat malam, karena shalat
adalah salah satu bentuk meditasi. Selama
ini kita terjebak pada belenggu diri kita
sendiri yang menjadikan shalat sebagai
kewajiban semata bukan sebuah
kebutuhan, kalau tidak shalat akan masuk
neraka, terkesan Tuhan yang
membutuhkan kita. Ironis.
Padahal untuk melakukan shalat
tahjjud kita tak perlu ke hutan,
mengasingkan diri, cukup bangun di
tengah malam kemudian
berwudu’ (bersuci) secara sederhana
menurut rukun dan syaratnya. Tak perlu
biaya mahal, hanya perlu tempat dan
sajadah yang bersih.
*Kesimpulan*Jika kita melaksanakan
shalat tahajjud secara rutin, benar
gerakannya, ikhlas dan khusyu’ akan
memiliki daya tahan tubuh yang kuat,
sehingga tidak mudah stres ketika
menghadapi problematika kehidupan.
Dengan shalat tahajjud pasti hati kita akan
semakin lembut, jernih dan berenergi
tinggi, sehingga bacaan shalat beserta
hikmah-hikmah yang terkandung mengalir
deras dalam relung-relung jiwa kita dan
menjadi pelita hidup di kemudian hari.
Semoga Allah mengangkat kita ke tempat
yang terpuji.

Adzan Terdengar hingga 7 KM

Suara Adzan yang berasal dari masjid
besar Makkah dapat terdengar hingga
sejauh tujuh kilometer. Hal itu terjadi
karena pengeras suara dipasangkan tepat
di jam raksasa di atas Hotel pencakar
langit sebanyak 76 lantai yang dibangun
Bin Laden Group, yang merupakan jam
terbesar setelah ‘Big Ben’.
Menurut laporan Arab News, hotel
pencakar langit tersebut memiliki tinggi
sekitar 601 meter dengan tersedia 858
kamar. Bila malam menjelang, jam
raksasa seharga tiga juta dolar AS itu
disinari 21.000 lampu bewarna putih dan
hijau, hingga ketinggian 10 kilometer.
Istimewanya lagi, lampu dan sinarnya itu
sudah dapat dilihat dari jarak 30
kilometer. Lampu akan berkedap kedip
sebagai petanda waktu shalat telah
datang, sehingga tidak kesulitan
mengetahui waktu shalat.
Proyek Jam Mekah dibangun di atas lima
dari jumlah menara Raja Abdul Aziz
Endowment proyek, yang terdiri dari tujuh
menara.

7 keajaiban Dunia Menurut Islam

Kali ini saya akan memposting 7
keajaiban Dunia Menurut Islam.
7 Keajaiban Dunia versi dunia sudah
sering kita dengar/baca. Bagaimana
dengan 7 keajaiban versi Islam? Berikut
daftarnya.
1. Hewan Berbicara di Akhir Zaman
Maha suci Allah yang telah membuat
segala sesuatunya berbicara sesuai
dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari
tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika
terjadi hari kiamat akan muncul hewan
melata yang akan berbicara kepada
manusia sebagaimana yang tercantum
dalam Al-Qur’an, surah An-Naml ayat 82,
“Dan apabila perkataan telah jatuh atas
mereka, kami keluarkan sejenis binatang
melata dari bumi yang akan mengatakan
kepada mereka, bahwa Sesungguhnya
manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-
ayat Kami”.
Mufassir Negeri Syam, Abul Fida’ Ibnu
Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang
ayat di atas, “Hewan ini akan keluar
diakhir zaman ketika rusaknya manusia,
dan mulai meninggalkan perintah-perintah
Allah, dan ketika mereka telah mengganti
agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke
hadapan mereka hewan bumi. Konon
kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya
sebagaimana akan datang perinciannya.
Hewan ini akan berbicara dengan manusia
tentang hal itu”.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir
(3/498)]
Hewan aneh yang berbicara ini akan
keluar di akhir zaman sebagai tanda akan
datangnya kiamat dalam waktu yang
dekat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
bersabda,
“Sesungguhnya tak akan tegak hari
kiamat, sehingga kalian akan melihat
sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat:
Gempa di Timur, gempa di barat, gempa
di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi,
Ya’juj & Ma’juj, terbitnya matahari dari
arah barat, dan api yang keluar dari jurang
Aden, akan menggiring manusia”. [HR.
Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu
Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-
Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan
Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]
2. Pohon Kurma yang Menangis
Adanya pohon kurma yang menangis
ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu
‘alaihi wasallam- , mengapa sampai pohon
ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-
radhiyallahu ‘anhu- bertutur,
“Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu-
berkata: “Adalah dahulu Rasulullah -
Shollallahu ‘alaihi wasallam- berdiri
(berkhutbah) di atas sebatang kurma,
maka tatkala diletakkan mimbar baginya,
kami mendengar sebuah suara seperti
suara unta dari pohon kurma tersebut
hingga Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi
wasallam- turun kemudian beliau
meletakkan tangannya di atas batang
pohon kurma tersebut” .[HR.Al-Bukhariy
dalam Shohih-nya (876)]
Ibnu Umar-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa
sallam- berkhuthbah pada batang kurma.
Tatkala beliau telah membuat mimbar,
maka beliau berpindah ke mimbar itu.
Batang korma itu pun merintih. Maka
Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam-
mendatanginya sambil mengeluskan
tangannya pada batang korma itu (untuk
menenangkannya)”. [HR. Al-Bukhoriy
dalam Shohih-nya (3390), dan At-
Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]
3. Untaian Salam Batu Aneh
Mungkin kalau seekor burung yang
pandai mengucapkan salam adalah
perkara yang sering kita jumpai. Tapi
bagaimana jika sebuah batu yang
mengucapkan salam. Sebagai seorang
hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya,
tentunya dia akan membenarkan seluruh
apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya,
seperti pemberitahuan beliau kepada para
sahabatnya bahwa ada sebuah batu di
Mekah yang pernah mengucapkan salam
kepada beliau sebagaimana dalam
sabdanya,
Dari Jabir bin Samurah dia berkata,
Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam-
bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui
sebuah batu di Mekah yang mengucapkan
salam kepadaku sebelum aku diutus,
sesungguhnya aku mengetahuinya
sekarang”.[HR.Muslim dalam Shohih-nya
(1782)].
4. Pengaduan Seekor Onta
Manusia adalah makhluk yang memiliki
perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa
cinta dan kasih sayang di antara mereka.
Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya
manusia saja yang memiliki perasaan,
bahkan hewan pun memilikinya. Oleh
karena itu sangat disesalkan jika ada
manusia yang tidak memiliki perasaan
yang membuat dirinya lebih rendah
daripada hewan. Pernah ada seekor unta
yang mengadu kepada Rasulullah -
Shollallahu ‘alaihi wasallam-
mengungkapkan perasaannya.
Abdullah bin Ja’far-radhiyallahu ‘anhu-
berkata, “Pada suatu hari Rasulullah -
Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah
memboncengku dibelakangnya, kemudian
beliau membisikkan tentang sesuatu yang
tidak akan kuceritakan kepada seseorang
di antara manusia. Sesuatu yang paling
beliau senangi untuk dijadikan pelindung
untuk buang hajatnya adalah gundukan
tanah atau kumpulan batang kurma. lalu
beliau masuk kedalam kebun laki-laki
Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam-
melihatnya, maka onta itu merintih dan
bercucuran air matanya. Lalu Nabi -
Shallallahu ‘alaihi wasallam-
mendatanginya seraya mengusap dari
perutnya sampai ke punuknya dan tulang
telinganya, maka tenanglah onta itu.
Kemudian beliau bersabda, “Siapakah
pemilik onta ini, Onta ini milik siapa?”
Lalu datanglah seorang pemuda Anshar
seraya berkata, “Onta itu milikku, wahai
Rasulullah”.
Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam-
bersabda,
“Tidakkah engkau bertakwa kepada
Allah dalam binatang ini, yang telah
dijadikan sebagai milikmu oleh Allah,
karena ia (binatang ini) telah mengadu
kepadaku bahwa engkau telah
membuatnya letih dan lapar”. [HR. Abu
Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim
dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad
dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya’la
dalam Al-Musnad (3/8/1), Al-Baihaqiy
dalam Ad-Dala’il (6/26), dan Ibnu Asakir
dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat
Ash-Shahihah (20)]
5. Kesaksian Kambing Panggang
Kalau binatang yang masih hidup bisa
berbicara adalah perkara yang ajaib, maka
tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor
kambing panggang yang berbicara. Ini
memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah
kambing panggang yang berbicara ini
terdapat dalam hadits berikut:
Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi
wasallam- menerima hadiah, dan tak mau
makan shodaqoh. Maka ada seorang
wanita Yahudi di Khoibar yang
menghadiahkan kepada beliau kambing
panggang yang telah diberi racun. Lalu
Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
pun memakan sebagian kambing itu, dan
kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -
Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
“Angkatlah tangan kalian, karena kambing
panggang ini mengabarkan kepadaku
bahwa dia beracun”. Lalu meninggallah
Bisyr bin Al-Baro’ bin MA’rur Al-Anshoriy.
Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
mengirim (utusan membawa surat), “Apa
yang mendorongmu untuk melakukan hal
itu?” Wanita itu menjawab, “Jika engkau
adalah seorang nabi, maka apa yang aku
telah lakukan tak akan membahayakan
dirimu. Jika engkau adalah seorang raja,
maka aku telah melepaskan manusia
darimu”. Kemudian Rasulullah -Shallallahu
‘alaihi wa sallam- memerintahkan untuk
membunuh wanita itu, maka ia pun
dibunuh. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa
sallam- bersabda ketika beliau sakit yang
menyebabkan kematian
beliau,”Senantiasa aku merasakan sakit
akibat makanan yang telah aku makan
ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi
leherku terputus”. [HR. Abu Dawud dalam
Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-
Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud
(hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan
Salman]
6. Batu yang Berbicara
Setelah kita mengetahu adanya batu
yang mengucapkan salam, maka keajaiban
selanjutnya adalah adanya batu yang
berbicara di akhir zaman. Jika kita
pikirkan, maka terasa aneh, tapi
demikianlah seorang muslim harus
mengimani seluruh berita yang
disampaikan oleh Rasulullah -Shollallahu
‘alaihi wasallam-, baik yang masuk akal,
atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi
wa sallam- tidaklah pernah berbicara
sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau
berbicara sesuai tuntunan wahyu dari
Allah Yang Mengetahui segala perkara
ghaib.
Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-
bersabda,
“Kalian akan memerangi orang-orang
Yahudi sehingga seorang diantara mereka
bersembunyi di balik batu. Maka batu itu
berkata, “Wahai hamba Allah, Inilah si
Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia”.
[HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya
(2767), dan Muslim dalam Shohih-nya
(2922)]
Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah-
berkata, “Dalam hadits ini terdapat tanda-
tanda dekatnya hari kiamat, berupa
berbicaranya benda-benda mati, pohon,
dan batu. Lahiriahnya hadits ini
(menunjukkan) bahwa benda-benda itu
berbicara secara hakikat”.[Lihat Fathul
Bari (6/610)]
7. Semut Memberi Komando
Mungkin kita pernah mendengar cerita
fiktif tentang hewan-hewan yang
berbicara dengan hewan yang lain. Semua
itu hanyalah cerita fiktif belaka alias
omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para
pembaca, sesungguhnya adanya hewan
yang berbicara kepada hewan yang lain,
bahkan memberi komando, layaknya
seorang komandan pasukan yang
memberikan perintah. Hewan yang
memberi komando tersebut adalah
semut. Kisah ini sebagaimana yang
dijelaskan oleh Al-Qur’an,
“Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud,
dan dia berkata: “Hai manusia, kami Telah
diberi pengertian tentang suara burung
dan kami diberi segala sesuatu.
Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar
suatu kurnia yang nyata”.Dan
dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya
dari jin, manusia dan burung lalu mereka
itu diatur dengan tertib (dalam barisan).
Hingga apabila mereka sampai di lembah
semut, berkatalah seekor semut: Hai
semut-semut, masuklah ke dalam sarang-
sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh
Sulaiman dan tentaranya, sedangkan
mereka tidak menyadari.Maka dia
(Sulaiman) tersenyum dengan tertawa
Karena (mendengar) perkataan semut itu.
dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah Aku
ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu
yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku
dan kepada dua orang ibu bapakku dan
untuk mengerjakan amal saleh yang
Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku
dengan rahmat-Mu ke dalam golongan
hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS.An-
Naml: 16-19).
Inilah beberapa perkara yang lebih layak
dijadikan “Tujuh Keajaiban Dunia” yang
menghebohkan, dan mencengangkan
seluruh manusia. Orang-orang beriman
telah lama meyakini dan mengimani
perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -
Shallallahu ‘alaihi wa sallam- sampai
sekarang. Namun memang kebanyakan
manusia tidak mengetahui perkara-
perkara itu. Oleh karena itu, kami
mengangkat hal itu untuk mengingatkan
kembali, dan menanamkan aqidah yang
kokoh di hati kaum muslimin.

7 keajaiban Menangis

Teman saya dulu pernah curhat sama
saya dan dia menangis, namun dia
menahan air matanya. Lalu saya bilang
menangislah engkau agar kau bisa lega
dan rileks dan saya akhirnya memposting
artikel ini.
Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban
yang bisa Anda dapatkan setelah
menangis dan berair mata.
#Dadang Arie Minandar
1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan
seseorang, jadi bukan hanya mata itu
sendiri. Cairan yang keluar dari mata
dapat mencegah dehidrasi pada membran
mata yang bisa membuat penglihatan
menjadi kabur.
2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata
yang berfungsi sebagai antibakteri alami.
Di dalam air mata terkandung cairan yang
disebut dengan lisozom yang dapat
membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-
bakteri yang tertinggal dari keyboard
komputer, pegangan tangga, bersin dan
tempat-tempat yang mengandung
bakteri, hanya dalam 5 menit.
3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa
menurunkan level depresi karena dengan
menangis, mood seseorang akan
terangkat kembali. Air mata yang
dihasilkan dari tipe menangis karena
emosi mengandung 24 persen protein
albumin yang berguna dalam meregulasi
sistem metabolisme tubuh dibanding air
mata yang dihasilkan dari iritasi mata.
4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah
melakukan beberapa studi tentang air
mata dan menemukan bahwa air mata
yang keluar dari hasil menangis karena
emosional ternyata mengandung racun.
Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang
beracun itu menandakan bahwa ia
membawa racun dari dalam tubuh dan
mengeluarkannya lewat mata.
5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi
stres? Air mata ternyata juga
mengeluarkan hormon stres yang
terdapat dalam tubuh yaitu endorphin
leucine-enkaphalin dan prolactin.
Selain menurunkan level stres, air mata
juga membantu melawan penyakit-
penyakit yang disebabkan oleh stres
seperti tekanan darah tinggi.
6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik,
menangis juga bisa membantu seseorang
membangun sebuah komunitas. Biasanya
seseorang menangis setelah
menceritakan masalahnya di depan
teman-temannya atau seseorang yang
bisa memberikan dukungan, dan hal ini
bisa meningkatkan kemampuan
berkomunikasi dan juga bersosialisasi.
7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian.
Meskipun Anda didera berbagai macam
masalah dan cobaan, namun setelah
menangis biasanya akan muncul perasaan
lega.
Setelah menangis, sistem limbik, otak dan
jantung akan menjadi lancar, dan hal itu
membuat seseorang merasa lebih baik
dan lega. Keluarkanlah masalah di
pikiranmu lewat menangis, jangan
dipendam karena Anda bisa menangis
meledak-ledak.
Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis
sesekali.

7 Tingkatan Neraka dan Penghuninya

Nama-nama neraka dan penghuninya
Sesungguhnya Hari Keputusan adalah
suatu waktu yang ditetapkan (QS 78:17)
1. Neraka Jahanam (QS 15:43)
Disediakan untuk para pengikut syaithan.
Pengikut syaithan kebanyakan para
wanita, mengapa demikian? karena dalam
diri seorang wanita terdapat roh-roh
syaithan.
Syaithan bentuknya ada 3 (tiga) yaitu:
a. Ucapan para dukun, peramal
b. Hawa nafsu (egoisme) QS 45:23
c. Mengkultuskan kepada seseorang
2. Neraka Syair (QS 84:12-13)
Disediakan untuk orang-orang kafir
terhadap akherat (tidak percaya), juga
untuk orang yang seneng bila mendapat
rezeki dan marah ketika susah
memperoleh rezeki.
3. Neraka Shaqor (QS 74:42-47)
Disediakan untuk orang yang tidak
melaksanakan sholat, tidak mau memberi
makan orang miskin, tukang gossip dll.
4. Neraka Jahim (QS 26:91)
Disediakan untuk mereka yang
menyembah berhala, thagut (harta &
tahta), juga untuk orang yang sesat.
5. Neraka Huthomah (QS 104:1-9)
Disediakan untuk para pengumpat &
pencela.
6. Neraka Ladho (QS 70:15-18)
Disediakan untuk orang yang tidak
beragama, menyimpan harta (kikir)
7. Neraka Hawiyah (QS 101:1-11)
Disediakan untuk orang yang ringan
kebaikannya,
Semoga kita terhindar dari perbuatan
yang akan menjerumuskan kita ke dalam
neraka. Ya Rabb tunjukilah kmai jalan yang
lurus (yaitu) jalan orang-orang yang yang
telah Engkau anugerahkan ni’mat kepada
mereka; bukan (jalan) mereka yang
dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka
yang sesat. (QS 1:6-7).

Template by:

Free Blog Templates